Lampung —
MediaRilisanBangsa.com
Di balik megahnya Kantor Pemerintah Provinsi Lampung yang berdiri di Jalan Warsito, Teluk Betung Utara, tersimpan pemandangan yang memprihatinkan. Pos penjagaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Lampung justru terlihat kumuh, jorok, dan mengeluarkan bau pesing yang menyengat.
Pantauan MediaRilisanBangsa.com, Jumat (6/2/2026), menunjukkan kondisi lantai pos penjagaan yang sudah usang, keramik pecah dan menganga, serta kebersihan yang sangat tidak terawat. Ironisnya, pos tersebut berada tepat di pintu masuk kawasan Kantor Gubernur Lampung—lokasi yang seharusnya menjadi wajah dan etalase pemerintahan daerah.
“Sudah tiga kali gubernur berganti, tapi pos penjaga Satpol PP Provinsi Lampung tetap saja seperti ini, kumuh dan tidak terurus,” ujar seorang pengunjung yang akrab disapa Bang Spiderman.
Ia menilai, kondisi tersebut mencerminkan lemahnya perhatian terhadap hal-hal mendasar, seperti kebersihan dan kenyamanan lingkungan kerja aparatur pemerintah.
Hal senada juga dirasakan para wartawan yang kerap beraktivitas di sekitar lokasi tersebut. Pos Satpol PP itu diketahui menjadi salah satu titik berkumpul jurnalis sebelum meliput kegiatan di lingkungan Pemprov Lampung.
“Jelas sangat kumuh dan bau pesing. Padahal ini tempat wartawan berkumpul, ngopi di warung Bang Iyus. Malu kalau tamu dari luar daerah lihat kondisi seperti ini,” ungkap salah satu wartawan.
Masyarakat pun berharap di bawah kepemimpinan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal (RMD) yang telah lebih dari satu tahun menjabat, ada perhatian serius terhadap kondisi fasilitas dasar di lingkungan Kantor Pemerintah Provinsi Lampung.
“Ini soal citra. Kebersihan dan kerapihan pos penjagaan saja tidak diperhatikan, bagaimana dengan yang lain? Kami berharap Gubernur Lampung segera melakukan perbaikan,” tutupnya. (mediaRilisanBangsa.com)


