Media Rilisan Bangsa com – Warga Kecamatan GadingRejo melakukan aksi protes terhadap Pemerintah Kabupaten Pringsewu Lampung atas kondisi jalan rusak. Mereka menabur ikan lele di jalan rusak yang tergenang air.
Masyarakat mendesak pemerintah daerah untuk segera memperbaiki jalan tersebut seperti yang sudah dijanjikan Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas saat berkampanye.
Menurut warga setempat, jalan yang menghubungkan 2 desa yakni Desa Wonodadi dan Wonosari itu rusak berat selama lebih dari 10 tahun.
Berdasarkan hasil liputan wartawan Media Rilisan Bangsa com – , pada Senin siang, kondisi jalan poros di Kecamatan GadingRejo, Kabupaten Pringsewu Lampung, tersebut kondisinya rusak parah sepanjang sekitar tujuh kilometer.
Abi, warga Kecamatan GadingRejo berharap pemerintah setempat dapat segera memperbaiki jalan yang kondisinya sangat rusak parah itu.
“Jalannya memprihatinkan mas, harapannya agar segera diperbaiki. Akibat kondisi jalan yang dipenuhi lebung itu, aktivitas warga masyarakat terhambat,” kata Abi, Senin, 26/01/2026.
Ia mengatakan perjalanan tujuh kilometer harus ditempuh dengan waktu satu jam lebih.
“Jalan itu sudah 10 tahun lebih rusak, namun belum ada tanda tanda akan diperbaiki pemerintah,” katanya.
Tarjo pedagang siomay yang setiap hari melintasi jalur itu mengatakan akibat dari rusaknya jalan tersebut sudah banyak pengguna jalan yang celaka di jalur itu.
“Selain sering menimbulkan kecelakaan dan pecah ban, jalan rusak itu sangat menyusahkan kami pedagang keliling, kadang dagangan kami tumpah akibat licinnya jalan ketika hujan,” kata Tarjo.
Doni sopir mobil logistik yang sering melintasi jalan tersebut berharap agar Pemerintah Daerah senantiasa memperbaiki jalan tersebut, karena tingginya mobilitas pergerakan ekonomi di jalan tersebut.
“Harapannya, segera diperbaiki, karena jalan tersebut setiap hari dilewati para pengangkut hasil bumi, logistik, dan bahan pangan lainnya,” kata Imron pula.(Red)


